TH-5711 "Smart Hunter" Air Search Radar

INQUIRY
Description
TH-5711 "Smart Hunter" is a vehicle-mounted portable air defense radar system. The "Smart Hunter" radar responds to modern air threats by integrating an individual soldier's portable air defense missile system.
The furthest detection distance is up to 30 kilometers, reliable friend or foe identification, fully automatic target information and command/network operation. The "Smart Hunter" radar can effectively attack low-altitude and extremely low-altitude aircraft, helicopters and drones in day and night and in severe weather conditions. Help individual anti-aircraft missile operators get more reaction time.
Most of the "smart hunters" purchased from China use BJ 2036CJ military jeeps as the chassis, but the "smart hunters" locally produced in Myanmar use the Nanjing NJ2046 light truck of the Iveco M40.10WM military truck authorized by China.

TH-5711Smart Hunter radar yang buatan Cina merupakan sistem radar yang digunakan untuk memandu awak rudal QW-3 dalam mengetahui arah datangnya target lawan. Maklum arah datangnya pesawat lawan kadang sulit ditemukan secara visual. Dengan demikian, awak rudal dapat mengambil inisiatif pertama untuk melakukan tembakan untuk melumpuhkan pesawat penyusup. Smart Hunter dipasang dalam platform jip 4×4, untuk pesanan Paskhas, digunakan jenis Nissan Frontier 2000 cc dengan warna cat hijau. Dengan jaringan wireless, satu unit Smart Hunter mampu mengendalikan 12 penembak QW-3. Jalur komunikasi antara pusat kendali dan juru tembak mengandalkan gelombang WiFi (wireless fidelity). Dalam gelar operasi, awak QW-3 dibekali antena portable, radio, dan helm yang dilengkapi alat bidik otomatis yang tehubung ke pusat kendali. Sehingga apa yang dilihat penembak, itu pula yang terpampang di layar kendali. Sementara untuk Smart Hunter, dalam kabin jip terdapat empat personel, terdiri dari komandan unit, pengemudi, dan dua operator sistem untuk ROT (radar operation terminal) dan OCT (operation command terminal). Dengan dukungan antena (bisa dilipat ke dalam body) setinggi 1,5 meter. Radar ini dapat memantau pergerakan pesawat sejauh 20 – 30 kilometer.
Smart Hunter mulai diterima TNI AU pada tahun 2011 lalu, saat ini kabarnya sudah 3 unit yang beroperasi. Dan melihat kebutuhan yang tinggi, terutama untuk pengamanan beberapa pangkalan udara (lanud), Smart Hunter akan didatangkan lebih banyak lagi. Salah satu unjuk kebolehan Smart Hunter yakni pada latgab TNI bulan Mei 2013 lalu, 2 pesawat angkut berat C-130 Hercules TNI AU melaksanakan air landed di bandara Juwata Tarakan. Dalam air landed tersebut diturunkan Smart Hunter, rudal QW-3 dan kanon legendaris Tripe Gun.
Related products
google-site-verification: google89ca700a68467cd9.html